The life journey

Kembara Kehidupan

Posts Tagged ‘Gunung Bromo’

Bromo Borobudur 2015

Posted by hamydy on 20, December 2016

Trip Bromo Borobudur 2015
Trip Bromo Borobudur merupakan trip singkat yang melibat Surabaya dan Yogjakarta, Tiket Penerbangan kami dapat sangat murah semasa promo Air Asia iaitu KL – Surabaya (RM79.00 beli 13 nov 2014) dan Jogyakarta – KL (RM35.29 beli 13 nov 2014). Murah kan Total return cuma RM114.29. Naik trek ETS ke Padang besar sehala pun dah RM80, ini naik flight lagi :).

Trip ini di pecahkan kepada 3. Total 13 orang peserta ke Bromo selepas Bromo kami berpecah kepada Jogja dan Malang Batu. Bila habis di Jogja kami berpecah dua pula satu pulang terus ke kl dan satu lagi sambung ke jakarta bandung. Detail perjalanan kami seperti berikut:

Day 1 : 17/10/2015 – Sabtu
Kami semua buat janji bertemu di KLIA2. Masing2 masih belum kenal ahli-ahli lain. Selepas Boarding dan di ruang menunggu barulah kami semua berkenalan secara ringkas dengan ahli2 lain, ada 4 orang dari Penang selebihnya semua dari KL. Semua kenal dalam group whatsap sahaja sebelum ini. Kami 11 orang berlepas ke Surabaya dengan Pesawat QZ321 pada jam 10.05am. Ada peserta yang beli tiket 6.45am tapi di delaykan ke flight yang sama jam 10.05am. Manakala lagi 2 orang telah berlepas ke Surabaya sehari sebelumnya.

Tiba di Airport Surabaya, kami menggunakan Wifi gratis Airport untuk berkomunikasi secara whatsap. Supir pun memang sudah menunggu ketibaan kami kerana flight tidak delay. Kami menaiki Mini Bus dan Avanza. Kami dibawa terus makan tengahari di sebuah restoran nasi campur yang murah. Makanan juga ok.

Selepas makan kami meneruskan perjalanan dan singgah di kawasan perniagaan kulit Tanggulangin iaitu di Mall Permata Tanggulangi. Kawasan ni memang banyak butik2 dan kedai taylor kulit, tapi kami masuk mall ini kerana lebih besar. Harga kat mall ni ok la boleh tahan jigak ada yang murah dan ada yang biasa. Ada pelbagai barangan disini. Dalam ramai-ramai kami ada jugak yang membeli yang lain cuci mata sahaja sbb plan nak shooping hari last trip di Jogja. Seterusnya kami bergerak ke Bromo Dalam perjalanan kami singgah di sebuah gerai Telco untuk beli Simcard SIMPATI untuk internet.

Kami sampai di Hotel Bromo Permai sekitar 6.00pm. Selepas Cek in kami keluar untuk makan2 di kedai luar hotel, cafe Hotel juga ada jual makanan sehingga jam 9.30pm, tapi kami saja nak mencuba makanan local seperti bakso, nasi goreng dan lain2 lagi. Selepas makan kami pun berehat di bilik masing2.

Day 2 : 18/10/2015 – Ahad
Sekitar jam 2.00am kami semua sudah siap bangun. Juga sudah pesan wakeup call pada petugas hotel, tepat jam 2.00am memang diketuk pintu bilik. Setelah siap-siap menunggu jip didepan hotel kami sempat bergambar dahulu. Kami 13 orang naik 3 buah jip yang bertutup. Jip ni maksimum penumpang 5 orang. Persiapan kena sediakan jaket, glove dan mask. Suhu sejuk masa malam dan pagi sahaja.

Kami meentasi padang pasir kawah gunung berapi dan menaiki puncak penanjakan. Kena awal jika lewat jeep parking jauh dengan puncak. Kami sampai tidak la lewat tapi parking agak jauh kerana sudah penuh jeep parking di hadapan. So kena berjalan kaki. Bagi yang malas berjalan dan tak kisah pasal duit boleh naik Ojek Moto, ada saja penduduk yang ofer naik motor untuk hantar sampai ke puncak dengan bayaran 60ribu rupiah. Boleh tawar2 sehingga dapat murah jika hendak. Kalau boleh ambik sehala sahaja bagi yang malas bejalan, sebabnya biasanya bila turun driver jeep ini akan cuba naik sampai keatas bila ada kosong.

Kami sampai di Puncak Penanjakkan sekitar jam 4.00am. Suhu memang sejuk la, kena pakai jaket dan sarung tangan. Masa ni dah ramai orang berada di puncak penanjakkan untuk menunggu sunrise. Sekitar jam 4.30 – 5.00am matahari terbit, tetapi nasib tak berapa baik sbb sedikit berkabus jadi kurang jelas kelihatan matahari tu. Selepas matahari terbit dan suasana mulai cerah, para pengunjung mulai bergambar berlatarbelakangkan Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Kami pun tak ketinggalan bergambar. Selesai bergambar kami tidak terus turun ke jip, sebaliknya kami singgah di gerai2 sepanjang ke puncak penanjakan untuk minum teh panas dan makan pisang goreng panas. Selepas makan baru kami turun ke jeep.

Jeep membawa kami turun ke savanah padang pasir hitam. Kata orang pasir berbisik, sebab bila angin bertiup bunyinya seperti ia seakan-akan berbisik kepada kita. Kami berhenti di tengah untuk bergambar dan seterusnya menaiki semula jeep ke tempat parking jeep untuk mendaki Gunung Bromo. Sampai sahaja di parking sudah di serbu oleh pemilik kuda yang ofer untuk naik kuda. Masa ini tawar menawar berlaku dan ada beberapa orang yang menaiki kuda sehingga ke tangga gunung Bromo. Bagi yang pertama kali datang, saya nasihatkan supaya menaiki kuda, sebab ia suatu pengalaman yang jarang kita dapat, harga pun tidak mahal sekitar 100ribu sahaja, ikut tawar menawar yang anda dapat. Lagipun bagi yang semput memang la terasa penat berjalan tambah debu pasir yang berterbangan. Jadi kena pakai mask.

….Bersambung… 😦

Tentatif

Day 1 : 17/10/2015 – Sabtu
10.05am – Berlepas ke Surabaya
12.00pm – Tiba di Surabaya
01.00pm – Terus Transport ke Bromo
06.00pm – Cek in Hotel Bromo Permai
08.00pm – Shoping and minum sekitar Hotel Bromo Permai
09.00pm – Lepas Dinner Terus Tidur

Day 2 : 18/10/2015 – Ahad
02.00am – Siap sedia menunggu Jeep
02.30am – Bertolak ke Puncak Penanjakkan
04.00am – Sampai Puncak Penanjakkan cari port untuk lihat sun rise
05.30am – Layan Sunrise, Solat Subuh
07.00am – Minum teh dan Pisang goreng panas di puncak penanjakkan
08.00am – Bertolak ke Gunung Bromo
08.30am – Layan Gunung Bromo
10.00am – Balik ke Hotel Sarapan dan mandi
12.00pm – Cek Out dan bertolak ke air Terjun Madakaripura (Berpecah satu van ke Malang Batu)
05.00pm – Bertolak pulang ke Jogjakarta
06.00pm – Berhenti makan malam di Probolinggo

Day 3 : 19/10/2015 – Isnin
04.00am – Sampai di Jogyakarta, singgah mandi dan solat beberapa km dari Borobudur
08.00am – Tiba dan beli tiket Borobudur
12.00pm – Cek in hotel di Jalan Malioboro
01.00pm – Taman Sari dan Masjid
03.00pm – Shoping dan jenjalan di Malioboro

Day 4 : 20/10/2015 – Selasa
09.00am – Candi Prambanan
11.00pm – Ratu Boko
02.00pm – Terus ke Airport
05.15pm – Berlepas Pulang ke Kuala Lumpur

Anggaran Kos
Pakej Bromo (Tiket Masuk, Jeep, Transport dan Hotel) = RM300
Pakej Borobudur (Tiket Masuk, Hotel, Van) = RM370

Posted in Backpacker, Melancong, Pendakian Gunung | Tagged: , | Leave a Comment »

AWAS Gunung BROMO kembali Aktif

Posted by hamydy on 30, November 2010

Sumber Berita ini adalah dari : http://regional.kompas.com/
GUNUNG BROMO
Gunung Meletus, Ya Enggak Apa-apa…
Senin, 29 November 2010 | 09:48 WIB

aloysius b kurniawan

Asap letusan Gunung Bromo vertikal mulai terlihat, Senin (29/11) dari Dusun Cemaralawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo

KOMPAS.com — Setelah aktivitas vulkanik Gunung Bromo meningkat, sebagian wisatawan domestik mengurungkan niat untuk berpiknik ke Bromo. Akibat berkurangnya kunjungan wisatawan, pendapatan sebagian pelaku bisnis
wisata di Gunung Bromo berkurang drastis. Namun, dengan landasan kesabaran dan harmoni hidup dengan alam, warga Tengger sabar menghadapi situasi ini.

Salah satu pemilik mobil hardtop di Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Maryono (45), kini hanya menyiagakan kendaraan untuk mengangkut warga jika ada kondisi darurat. Sudah beberapa hari ini kendaraannya tidak disewakan. Apalagi, sejak Jumat (26/11/2010) sore,  Bromo mengalami erupsi minor.

Jumlah jip yang dimiliki warga Tengger di Desa Ngadas, Jetak, Wonotoro, dan Ngadisari mencapai 177 kendaraan. Biasanya, kendaraan digunakan bergiliran sesuai permintaan.

Untuk perjalanan ke kawah Bromo dan Penanjakan I di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan, tarifnya Rp 275.000. Tidak semua uang sewa itu diterima pemilik jip.

Sebagian disetorkan untuk koperasi dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Jika dikelola sopir bayaran dan dipotong biaya bahan bakar, pendapatan bersih pemilik mobil berkisar Rp 125.000 setiap perjalanan. Kalau hanya sampai kawah Bromo, tarifnya lebih rendah dan pendapatan pemilik juga lebih sedikit.

Maryono tak terlalu khawatir terhadap aktivitas vulkanik Bromo karena ia masih menggarap ladang kubis, bawang prei, dan kentang. Hanya saja, para sopir, misalnya Yudi (32), sedikit resah kendati masih mendapatkan wisatawan untuk diantarkan ke Penanjakan II di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. ”Bulan ini sudah ada 6 pesanan, tetapi ada yang terancam batal,” katanya. Sumber nafkah Yudi hanya dari mengantar wisatawan.

Para penyedia jasa sewa kuda di lautan pasir Bromo kini juga terpaksa mengandangkan peliharaannya. Mentor (41), warga Ngadisari, Kecamatan Sukapura, mengatakan, kudanya yang bernama Belang sudah 11 hari tidak bekerja. Belang hanya dikandangkan, diberi makan, dan sesekali diajak berjalan-jalan ke lapangan dan dimandikan.

Kuda Sunarjo (32) yang bernama Jonis juga bernasib sama. Sebelumnya, sehari-hari Sunarjo bisa mendapatkan Rp 75.000, bahkan Rp 750.000 saat musim liburan.

Sewa kuda dipatok Rp 100.000 per perjalanan. Namun, Rp 25.000 dipotong untuk kas koperasi dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Di tiga desa di Kecamatan Sukapura, yaitu Desa Ngadisari, Wonotoro, dan Jetak, ada 275 kuda sandel jantan (sandalwood horse) yang disewakan secara bergiliran.

Tetap tenang

Kendati kehilangan pendapatan dari sewa jip dan sewa kuda, Maryono, Sunarjo, dan Mentor tetap tenang. ”Sabar aja. Waktu meletus tahun 2004 saya sedang di bawah tangga kaldera. Saya langsung lari. Kuda lepas dan pulang sendiri. Tetapi, selama ini aman. Poten (pura) juga cuma kena kerikil di pinggirnya,” kata Sunarjo yang memiliki seorang anak perempuan berusia dua tahun.

Keberadaan lautan pasir membesarkan hati dan melindungi warga. Sementara tak menyewakan kuda atau jip, warga Tengger mencurahkan perhatian ke lahan pertanian mereka. Mentor menggarap ladangnya yang seluas 0,5 hektar. Mencangkul, menanam benih kentang, dan memberi pupuk sepanjang musim hujan ini.

Sumiyati (40), warga Wonotoro, tetap membuka warungnya kendati status Bromo Awas dan wisatawan berkurang. ”Orang gunung (arwah leluhur di Bromo dalam kepercayaan Tengger)nyambut gawe, kasarannya bebersih, jadi mengeluarkan awu. Tetapi, enggak apa-apa,” kata ibu dua anak itu. Sumiyati menyiasati kondisi dengan mengurangi stok dagangannya.
Kesabaran menerima gejala alam ini pun merata pada para pelaku pariwisata di sekitar Gunung Bromo. Penjual kaus bergambar Gunung Bromo, Sumanto (18), mengatakan, jumlah penjualan tidak tentu. Adakalanya dalam sehari bisa laku 30 lembar, adakalanya hanya beberapa lembar kaus yang dapat dijual warga Kecamatan Lumbang, Probolinggo, itu. Tetapi, ia menerima saja kondisi itu.Pengelola wisata petik stroberi, Sri Mukti (50), di Desa Wonokerto, Sukapura, juga mengatakan, hampir tak ada pengunjung mampir ke tempatnya. Padahal, pendapatannya bisa mencapai Rp 500.000 saat ramai pengunjung. 

Kini warga tetap menjalani kehidupan sambil berharap aktivitas Bromo akan kembali normal. Menurut Mentor, kalau tak menyewakan kuda, ya menggarap ladang. Kalau ladang kena abu, setelah itu lahan bisa lebih subur.

Sumber :Kompas Cetak

STATUS AWAS GUNUNG BROMO
Aparat Sebar Peringatan Ancaman Bromo
Minggu, 28 November 2010 | 02:44 WIB

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Siswa SD Negeri Ngadisari II berdoa meminta keselamatan dan perlindungan kepada Tuhan terkait peningkatan aktivitas Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jumat (26/11/2010) kemarin. Sebelumnya, anak-anak suku Tengger ini menggelar doa di halaman sekolah mereka.

GUNUNG BROMO MELETUS
Warga Ngadisari Tak Khawatir Status Awas
Sabtu, 27 November 2010 | 14:59 WIB

KOMPAS/HENDRA AGUS SETYAWAN

Gunung Bromo mengeluarkan asap putih terlihat dari Gunung Pananjakan, Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (24/11/2010). Gunung Bromo kini berstatus awas dengan jarak aman radius 3 kilometer dari puncak.

AWAS BROMO

Gunung Bromo Meletus Kecil
Laporan wartawan KOMPAS Nina Susilo
Jumat, 26 November 2010 | 18:07 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Gunung Bromo mengeluarkan asap sulfatara, terlihat dari Cemorolawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Rabu (24/11) sekitar pukul 11.30. Gunung Bromo dinyatakan berstatus awas oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Selasa (23/11) pukul 15.30 WIB. Wisatawan dan masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari Bromo.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Letusan kecil terjadi di Gunung Bromo sekitar pukul 17.40. Letusan menimbulkan kepulan asap berwarna kelabu kehitaman dengan ketinggian kolom asap sekitar 500 meter.

“Sebelum meletus, gempa tremor semakin rapat dengan amplitudo sekitar 15 milimeter. Karena tremor membesar, gempa vulkanik sudah tidak terekam,” tutur Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Bromo Gde Suantika.
Letusan ini hanya berkisar di kawah Gunung Bromo. Karenanya, warga belum perlu dievakuasi. Menurut Gde, letusan ini mungkin diikuti letusan lain yang lebih besar.

PARIWISATA
Wisatawan Bromo Dialihkan ke Malang
Kamis, 25 November 2010 | 22:25 WIB

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Wisatawan berfoto dengan latar Gunung Bromo yang mengeluarkan asap sulfatara di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Kamis (25/11/2010). Wisatawan dan warga dilarang untuk mendekati kawah bromo dengan radius tiga kilometer.

GUNUNG BROMO
Abu Bromo Mendarat di Kabupaten Malang
Kamis, 25 November 2010 | 21:34 WIB

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Warga suku Tenggger membawa hasil bumi untuk dilarung ke kawah Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, pada puncak perayaan Yadnya Kasada, Kamis (26/8/2010). Yadnya Kasada merupakan ritual warga suku Tengger dengan melarung hasil bumi atau ternak ke kawah Bromo sebagai wujud penghormatan terhadap nenek moyang mereka.

GUNUNG BROMO
Koordinasi Disiapkan
Jumat, 26 November 2010 | 04:31 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Suwarkut membawa kayu bakar untuk dijual ke warga yang membutuhkan di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari kawah Gunung Bromo, Kamis (25/11). Meski Bromo berstatus Awas, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.

TERKAIT:

Video Gunung Klik untuk lihat http://stat.k.kidsklik.com/data/script/embed/ent_vod.php?video=/data/vod/2010/07/16/20100716_tengger.mp4

Sumber berita dari : http://regional.kompas.com/read/2010/11/26/18072693/Gunung.Bromo.Meletus.Kecil.

————————————————————————————————————————————————-

Mengimbas kembali trip saya ke gunung bromo pada 23 julai 2010 yang lepas.

https://hamydy.wordpress.com/2010/07/26/gunung-bromo-surabaya-indonesia-2010/

 

Posted in Pendakian Gunung | Tagged: , , , | 1 Comment »

Gunung Bromo Surabaya Indonesia 2010

Posted by hamydy on 26, July 2010

This slideshow requires JavaScript.

Trip pendakian ke Gunung Bromo Surabaya Indonesia di rancang berdua dengan rakan saya iaitu En Nor. Beliau pernah pergi ke gunung bromo pada pertama kali padan tahun 2005. Semasa beliau kesana beliau telah berkenalan dengan orang Indonesia nama nya Bapak Emanuel. Bapak Emanuel bekerja di salah sebuah hotel di Surabaya. Beliau juga secara sambilan ada membawa kawan yang ingin ke Gunung Bromo dan Semeru. Tetapi beliau bukan la travel agency. Beliau buat secara sambilan jika ada kelapangan dan juga ada cuti.

Saya, Pak Emanuel dan En Nor

Nak dijadikan cerita tetiba sahaja En Nor bertanya “ eh ko nak pergi bromo tak?” apa lagi terus jer jawab..ok beres nak..sebab dah lama teringin nak kesana. So apa bila dah setuju nak buat trip ke Broma…saya pun mula mendapatkan maklumat dan membuat perancangan dan tentative, sementara itu En Nor menghubungi Bapak Emanuel bertanyakan sama ada beliau dapat bercuti dan minta beliau dapatkan harga hotel bromo, hotel di Surabaya, transport van, jep ke gunung bromo dan kos2 lain seperti tiket masuk dan sebagainya. Setelah dapat kos asas yang perlu maka saya mula membuat buget perjalanan antara buget yang saya buat antaranya ialah:

1. Kos Asas =    (Hotel, Transport + tiket+makan) Walaupun sy kata pada peserta makan tidak
termasuk, tetapi lebihan duit tu sy gunakan untuk makan,
jadi peserta tidak perlu keluarkan duit makan.
2. Kos Tshirt
3. Kos Insuran Kembara
4. Kos Telekomunikasi
5. Kos kecemasan

setelah selesai buatkan baget kira2 kasar adalah tidak sampai RM300 pun untuk ground disana. Dalam RM250 sahaja. Bakinya adalah untuk kos makan dan kecemasan jika ada perubahan harga. Setelah buget dibuat maka sy berbincang tarikh yang sesuai dan menepati cuti Bapak Emanuel. Setelah tarikh ditetapkan barulah sy iklankan dalam web dan blog. Penyertaan sy limitkan kepada 12 org sahaja untuk keselesaan dan senang untuk diuruskan.

Diawal hebahan sambutan sangat menggalakkan dan ramai yang telah hubungi sy untuk menyertai. Tetapi kebanyakkan ingat sy travel agen jadi mereka hendak sy buatkan untuk group mereka 20-30 org. Disebabkan saya bukan travel agen sy syaratkan kepada yang ingin pergi hendaklah bagi deposit sebagai tanda booking. Ini penting kerana sy perlu membuat pembayaran terus ke Indonesia untuk tempahan hotel van dan jeep.

Setelah bayaran ground di Surabaya sudah dijelaskan baru la mula buat tshirt dan insuran. Ada peserta yang beli tiket penerbangan awal dapat murah dan ada yang beli last minit dapat mahal.

Jadual penerbangan ke Surabaya masing2 ada yang berbeza, majority bertolak sehari sebelum iaitu pada 22 Julai yang dan ada yang penerbangan pada 23 julai. Jadi jika berlaku sebegini tentative asas adalah tidak berubah. Peserta akan bertemu di airport Surabaya pada 23 julai seperti tentative.

Nak dijadikan cerita sehari sebelum bertolak ada 2 org peserta terpaksa menarik diri disebabkan hal2 yang tidak dapat dielakkan. Tapi nasib baik ground mereka sudah dijelaskan.. duit groun penting jangan bagi chance org berhutang nak bayar  last minit..bahaya. kalau boleh sebulan sebelum pergi semua perlu dijelaskan. Jika tidak dijelaskan batalkan sahaja penyertaan mereka. Ini penting sebab ia akan mengganggu buget kita yang telah ditetapkan dan bagi mengelakkan kerugian.

Di Surabaya kita tidak boleh cek in malam di kebanyakkan rumah penginapan atau pun hotel 5 bintang kebawah sbb kebanyakknya tidak terima. Oleh itu ada baiknya booking awal. Jdi Oenerbangan saya tiba ke Surabaya dari kuala Lumpur pada jam 12malam waktu Indonesia. Desebabkan telah tempah awal van dan hotel..maka kami jadi mudah ..sampai terus sahaja di jemput ke hotel.

Kami bermalam di Rumah Penginapan Dharma, alamatnya di Jl. Dharma Husada I/25. di rumah penginapan ini terdiri kepada dua iaitu bahagian luar pinggir jalan dan bahagian dalam. Yang di bahagian luar harga lebih mahal. Harga rumah penginapan ini harganya diantara 80 ribu – 250 ribu rupiah semalam. Penginapan ini bersih dan aman. Terdapat surau dibahagian bawah penginapan ini dan solat jumaat juga dijalankan disini. Harus ingat penginapan ini tidak terima kalau kita walk in tengah2 malam.. so kena booking awal2 la. Berhampiran rumah penginapan ini ada pusat internet yang di tulis WARNET. Tapi tidak buka sampai tengah malam. Jadi kalau nak guna internet kena awal2 la.

Keesokkan pagi nya kami dihidangkan sarapan pagi yang sedap dan kenyang,,,(lidah sy ok jer,..tak tau la lidah yang lain..) setelah itu kami berjalan kaki sekitar kawasam rumah penginapan. Jalan2 sekitar Bandar kami sempat melawat Universiti Airlangga di Fakulti Kedoktoran nya. Kawasan sekitar bersih dari sampah.

Setelah penat berjalan2 dan merakam foto kami pulang ke rumah penginapan dan jam sudah menunjukkan jam 10.00pagi. Kelihatan di rumah penginapan sudah tersedia menunggu transport untuk ke gunung bromo. Kami menaiki 2 buah van yang boleh memuatkan 7 orang.

Perjalannan kami ke Bromo memang mengambil masa, sebelum itu kami singgah di airport untuk menjemput lagi seorang rakan kami yang baru tiba. Oleh itu boleh dikatakan kami mula bergerak dari Airport ke Bromo sekitar jam 12.00tengahari.

Dalam perjalanan kami melalui kawasan tempat kejadian Lumpur gunung berapi yang muntahkan Lumpur. Kelihatan kawasan ini rumah2 yang telah ditinggalkan penghuni. Kawasan ini berdebu dan berhabuk. Sepanjang merentasi kawasan ini akan kelihatan tembok tanah yang tinggi dan panjang di buat oleh pemerintah Indonesia bagi menghalang limpahan Lumpur gunung berapi jika berlaku lagi.

Kami singgah makan tengah hari agak lewat iaitu jam 3 petang di simpang untuk ke Bromo, iaitu di restoran Pak H. Soleh ( Lesehan Ayam Goreng + Ikan Bakar) yang terletak daerah Tongas di alamat Jln Raya Tongas Probolinggo. Makanan yang disediakan juga enak dan sedap. Sebenarnya kami tak pandai hendak oger. Pak Emanuel yang oderkan untuk kami semua makan secara nasi berlauk. Harga nya juga murah. Restoran ini merupakan singgahan sebelum masuk ke simpang Gunung Bromo dan di simpang  3 ini terdapat kedai dan sebagainya. Oleh itu tempat ini merupakan tempat yang terakhir untuk membeli keperluan diri seperti makanan ringan, bateri dan sebagainya, kerana jalan ke bromo adalah memasuki kawasan tanah tinggi dan sukar untuk mendapatkan kedai.

Apabila memasuki simpang ke Bromo kami mula memasuki tanah tinggi. Jalan banyak selekoh dan rumah2 agak terpencil dan jauh2. setelah lebih kurang 1 jam perjalanan kami melewati perkampungan Desa Wonoterto. Di kawasan desa ini kami melalui kawasan kebun sayur yang besar. Kebanyakan mengusahakan pertanian sayuran iklim sederhana. Di kawasan ini udara dan suhu sudah sejuk. Kita akan biasa kelihatan warga desa berjalan dan melakukan kerja sambil membawa kain pelekat atau sarung untuk elakkan kesejukan.

Akhirnya kami tiba di prnginapan yang terakhir di di tanah tinggi. Hotel Bromo Permai merupakan penginapan yang terakhir. Chalet ini cantik dan menarik, kebanyakan pelancong akan suka menginap disini kerana pemandangan adalah menghadap gunung bromo dan penanjakan.

Hotel Bromo ini mempunyai restoran. Dan hotel ini tidak mempunyai aircond kerana sudah sejuk. Bilik2 pula ada yang ada bilik air diluar dan ada yang ada bilik air di dalam. Kalau bilik air di luar harga lebih murah. Setiba jer di hotel tersebut kami di hampiri oleh penjual sarung tangan, penutup kepala dan baju sejuk. Ada yang tak tahan goda terbeli jugak. Seterusnya kami sempat menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) yang cukup cantik di hotel beromo ada satu menara khas untuk meninjau dan boleh melihat pemandangan yang cantik.

Setelah makan malam kami berjalan2 sekitar luar hotel Bromo dan singgah di kedai membeli cenderahati “Warung Edelweis” barang2 disini lebih murah dari apa yang dijual di restoran Hotel Bromo Permai. Hampir separuh la. Contohnya…masa tiba kami di datangi penjaja menjual sarung tangan harganya 15ribu, bila tgk dalam restoran harganya Cuma 10ribu sahaja….bila tgk kat kedai di luar Hotel bromo tu pulak hanya 5ribu sahaja. So lebih baik beli yang kat kedai luar hotel bromo.

Jam 2.00pagi kami sudah bangun dan bersiap sedia untuk bergerak ke gunung Penanjakan. Akan kelihatan ramai orng dan jip 4WD berbaring menunggu penumpangnya. Harus dingat perlu memastikan tempahan jip 4WD berjaya diperolehi jika tidak terpaksa la bejalan kaki. Jip 4WD ada dua jenis iaitu berbumbung dan tiada. Yang tiada bumbung lebih murah. Satu jip boleh memuatkan secara sesak 8org. kalau nak selesa 5 org sahaja iaitu empat di belakang dan 1 dgn driver.

Perjalanan mengambil masa lebih kurang satu jam, kami bula bergerak dari jam 3.00pagi. walaupun jam 3 pagi bergerak, apabila sampai disana nampaknya bukan kai yang paling awal. Ramai dah ada kat puncak tempat menara tinjau. Jika anda sampai awal boleh booking tempat depan sekali untuk tgk matahari terbit. Dipuncak tempat melihat matahari terbit terdapat gerai makanan dan cenderahati harga juga murah kena pandai tawar. Suasana dingin dan sejuk, ramai pelawat ambil kesempatan minum the dan kopi panas.

Matahari terbit sekitar jam 5.00pagi. time ni tempat menara ini penuh dengan orang ramai dan penuh dgn kamera. Seolah2 dalam lautan manusia. Semua tak sabar2 nak tgk matahari terbit. Apa bila terbit sahaja matahari org ramai bertepuk dan bersorak gembira.

Selesai sahaja matahari terbit dan keadaan sudah cerah orng ramai bergambar latar belakang gunung bromo. Selebihnya menjamu sarapan pagi di warung2 disitu. Kemudahan yang disediakan seperti tandas.

Kami juga turut sarapan pagi dengan the panas dan kopi panas, ada yang membawa roti  dan biskut.

Perjalanan turun dari Gunung Penanjakan kami sisajikan oleh pemandangan yang indah. Memang berbaloi ambik gambar banyak2. seterusnya kami sampai di kawasan padang pasir hitam gunung berapi. Kelihatan penuh jip2 4WD. Tiba jer dah menunggu perkhidmatan kuda. Harga antara 30-40ribu pergi balik. Kalau hari minggu mahal 50ribu sehala..jika dua hala dah 100ribu. Tapi kalau pandai tawar masih boleh dapat 30ribu untuk dua hala…itu pun jika dia follow kita sampai ketengah…dia akan kurang harga sampai kita mahu. Tak takpai 10 minit berjalan baru la mula mendaki gunung berapi . letih jugak sebab stamina kurang ditambah pula debu dari kuda yang lalu lalang. Mendaki pun sekejap sahaja dalam 10-15minit sahaja. Seterus nya akan tiba di tangga. Kami mula mendaki anak tangga ini sebanyak 216 anak tangga.

Di puncak gunung berapi bromi ada pagar batu dibuat bagi mengelakkan org ramai jatu. Ramai yang ambil kesempatan bergambar.

Setelah pulang ke hotel bromo kami di hidangkan sarapan pagi oleh pihak hotel. Setelah sarapan kami bersiap2 untuk bergerak ke Surabaya. Dalam perjalanan pulang kami melalui lading strawberry dan tanaman sayur sayuran segar.

Kami singgah di air terjun MADAKARIPURA air terjun nya sangat cantik. Disebabkan kesuntukan masa kami Cuma singgah sekejap sambil menikmati Bakso Dabing( pedas giler) harga pun baru 5ribu. Setelah menjamu bakso kami singgah di warung  menjamu pisang goring panas. Pisang ini hanya digoreng bila ada pelanggan jadi memang panass la.

Seterusnya perjalanan diteruskan pulang  ke Surabaya kami singgah makan malam di sebuat restoran ikan bakar Juanda setelah makan malam..semua keletihan dan berehat. Keesokkan paginya kami memulakan aktiviti shoping di JEMBATAN MERAH PLAZA. Plaza ni sangat besar dan banyak barang murah2 terutama ia macam syurga pada kaum wanita untuk membeli kain dan tudung.

Seterusnya kami ke kedai cenderamata yang khas..kedai ini menjual baju batik dan kain yang berkualiti dgn harga yang murah di kedai MIROTA. Dikedai ini selain batik terdapat sourvinior, barang hiasan dan sebagainya. Tapi paling utama batiknya la. Harga bagi sehelai batik yang berkualiti sutera+satin adalah sekitar 200-300 ribu. Bagi Batik sutera yang paling bagus harganya sekitar 400-500ribu.

Seterusnya sebeluk pergi ke airport kami singgah makan tengahari di warung Restoran ayam goring NY Suharto. Makan direstoran ini juga ok dan dia dijual dlm pentuk set dan ala carte. So nak senang set la.

Selesai makan tengahari  kami pun bertolak ke airport dan pulang ke kuala Lumpur. Ada rakan2 lain balik lambat kerana nak shoping lagi.

Ringkasan Tentative

Jumaat (23/7/2010)
10.00am – Bertolak ke Surabaya dgn pesawat Air Asia
12.00pm – Tiba di Surabaya terus transport ke Hostel dekat Kaki Gunung
4-5.00pm – Tiba di hotel dan cek in.. bermalam

Sabtu (24/7/2010)
2.00am – Bertolak ke kaki gunung
3.00am – Mula mendaki menaiki jip 4WD ke puncak Gunung Penanjakan
5.00am – Dijangka sunrise dan menikmati view
7.00am – Sarapan di gerai gunung Penanjakan
8.00am – Bertolak ke Gunung Bromo..rentas padang pasir, menaiki kuda , anak tangga
10.00am – Bertolak ke hotel
12.00pm – Cek out dan bertolak ke Surabaya
4.00pm – Tiba di surabaya cek in hotel
5-10pm – Shoping2 dan enjoy di kota Surabaya

Ahad (25/7/2010)
9.00am – Aktiviti bebas shoping di Jembatan Merah Plaza
12.00pm –Shoping di kedai kraf
1.00pm – Bertolak ke airport
4.00pm – Berlepas pulang ke Kuala Lumpur

Isnin (26/7/2010)
Ada 4 orang yang balik pada hari ini. ( nak jalan2 tambahan)

Gunung Bromo Berjaya Ditawan.

Sekalung penghargaan dan ucapan terima kasih kepada:

Bapak Emanuel dan Keluarga, Terutama Ibu Yola istri Pak Emanuel kerana telah melayan kami dgn baik dan membawa shoping serta menjadi penawar harga untuk kami semasa membeli belah.

Berikut adalah Contact Penginapan Dharma

Posted in Pendakian Gunung | Tagged: , , , , , , , | 7 Comments »

Lintas Langsung MMS Trip Ke Gunung Bromo

Posted by hamydy on 22, July 2010

Saksikan perjalanan adventure 12 orang peserta menjelajahi Bromo Surabaya secara Lintas langsung MMS dari Gunung Bromo Indonesia Bermula pada 23 Julai 2010 hingga 25 Julai 2010.

saksikan dari link berikut http://fotohukm.blogspot.com

Post sebelum ini

https://hamydy.wordpress.com/2010/05/13/trip-santai-ke-gunung-bromo-surabaya-indonesia-23-25-july-2010/

Posted in Pendakian Gunung | Tagged: , , | Leave a Comment »

Trip santai ke Gunung Bromo Surabaya Indonesia 23-25 july 2010

Posted by hamydy on 13, May 2010

Trip Santai

Pengumuman harap maaf tarikh terpaksa di awalkan seminggu disebabkan oleh hal2 yang tidak dapat dielakkan.

tarikh terkini adalah pada 23,24,25 Julai 2010

Kos Anggaran : RM300 (Ground) termasuk Transport dan hotel + Tshirt

kos tidak termasuk tiket penerbangan

Tentative

Jumaat (23/7/2010)
10.00am – Bertolak ke Surabaya dgn pesawat Air Asia
12.00pm – Tiba di Surabaya terus transport ke Hostel dekat Kaki Gunung
4-5.00pm – Tiba di hotel dan cek in.. bermalam

Sabtu (24/7/2010)
2.00am – Bertolak ke kaki gunung
3.00am – Mula mendaki
5.00am – Dijangka tiba di puncak, Tunggu sunrise dan menikmati view
7.00am – Sarapan
8.00am – Bertolak ke hotel
12.00pm – Cek out dan bertolak ke Surabaya
4.00pm – Tiba di surabaya cek in hotel
5-10pm – Shoping2 dan enjoy di kota Surabaya

Ahad (25/7/2010)
8.00am – Aktiviti bebas
12.00pm – Cek Out
1.00pm – Bertolak ke airport
4.00pm – Berlepas pulang ke Kuala Lumpur

Isnin (26/7/2010)
Ada 4 orang yang balik pada hari ini. ( nak jalan2 tambahan)

Penyertaan terhad kepada 12 orang sahaja.

siapa bayar ground dulu dia dapat. ground xakan dipulangkan dijika tarik diri tapi boleh jual tempat tersebut pada rakan yang lain.

Item yang perlu dibawa
1. baju sejuk
2. glove
3. Mask
4. Lampu suluh
5. air mineral (boleh beli kat sana)
6. Makanan Ringan

Berminat sila hubungi :

Hamydy : 013 2383464 email Hamyd[at]yahoo.com

Line Up yang dah kompom (Update terkini list 16 June 2010)

1. Nor Muslim (Jab Anestesiologi) Otai ni – (Paid RM300 5/5/2010)(Betolak 23.7.10 pg)(Balik 26.7 ptg)
2. Abd Hamydy (Mikrobiologi)(Paid RM300 5/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 25.7 ptg)
3. (Booked) (Paid RM300 12/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 27.7 mlm)
4. (Booked) (Paid RM300 12/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 27.7 mlm)
5. (Booked) (Paid RM300 12/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 27.7 mlm)
6. (Booked) (Paid RM300 12/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 27.7 mlm)
7. Zuraida bte Mohd. Noor (Paid RM300 14/5/2010)(Betolak 22.7.10 Mlm)(Balik 27.7 mlm)
8. Mazri Bin Hamid Uitm Paid RM700 (25/5/2010)(Betolak 22.7.10 Malam)(Balik 25.7 ptg)
9. Noretahanom bt Zainuddin (Puncak Niaga) Paid RM300 (14/5/2010)(Betolak 22.7.10 Petang)(Balik 25.7 ptg)
10. Nurmimi Edani binti Jamaluddin (UKM Bangi) Paid RM300 (7/5/10) (Betolak 22.7.10 pagi)(Balik 26.7 mlm)
11.  Nurul Amilin Binti Muhammad (NIOSH Bangi) Paid RM300 (7/5/2010) (Betolak 22.7.10 pagi) (Balik 26.7 mlm)
12. Fadlin Mender (Hospital UKM)()(Betolak 22.7.10 Malam)(Balik 25.7 ptg)

Bilangan Peserta
Peserta Lelaki = 5
Peserta Perempuan = 7
kosong = 0

Total = 12

No Penerbangan Peserta

Betolak 22/7
QZ7614 ( 4.15pm) (3 orang)
QZ7616 (10.25pm) (8 orang)

Betolak 23/7
AK552 ( 10.25pm) (1 orang)

Pulang 25/7 (3 orang)
QZ7615 (6.25PM)

Pulang 26/7 (3 orang)
AK557 (8.20pm)

Pulang 27/7  (5 orang)
AK557 (8.20pm)

Posted in Pendakian Gunung | Tagged: , | 9 Comments »